“…pada awal 1980-an, perdebatan di tingkat internasional tentang masalah pembangunan tidak lagi diwarnai pertanyaan-pertanyaan tentang “dukungan” dan “bantuan”, tetapi lebih sering dengan pertanyaan-pertanyaan tentang struktur-struktur baru. Apa yang ada dalam agenda kita (red.Sosial demokrat) sekarang adalah reorganisasi hubungan-hubungan Internasional, mendirikan suatu tantanan yang lebih baru, dan pemahaman-pemahaman komprehensip tentang problem-problem pembangunan”.

Willy Brandt .Securing Survival 1980.

  Baca entri selengkapnya »

Jasa Mikroba dan Cacing

Posted: 12 April 2011 in Terkini

Lactobacilli. Foto: hubpages.com

Lactobacilli. Foto: hubpages.com

Kalau dalam kasus kesehatan ada masalah susu berbakteri sakazakii yang bisa menyebabkan radang selaput otak pada anak balita. Atau kasus cacingan pada sebagian masyarakat urban yang sanitasinya buruk dan kotor. Tetapi dalam kasus lingkungan Mikroba semacam bakteri jamur dan juga cacing bisa berkata lain.

Mikroba dan cacing mahluk yang sama-sama berjasa dalam proses penguraian sampah.
Tahukah anda bahwa mikroba –mahluk tak kasat mata– dan cacing sangat berjasa dalam proses perfermentasi, dalam pembuatan pupuk organic? Kedua jenis mahluk ini tak kasat mata, kecil, imut, mengelikan dan beberapa orang menilai menjijikan.

Cacing sudah sejak lama dikenal sebagai mahluk yang hidup di tanah/daratan  yang bertugas untuk menyuburkan tanah, begitu juga pada beberapa jenis microba atau bakteri yang baik berguna bagi manusia. Baik, dikonsumsi langsung seperti Lactobacilli (dalam susu bervermentasi), maupun untuk membantu proses Fermentasi atau peragian pada beberapa produk makanan.
Baca entri selengkapnya »

Air (water)

Posted: 11 Maret 2011 in Berita, Pustaka, Terkini

Air zat yang penting bagi kehidupan

Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 70,9 % permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) 97 % dan pada lapisan-lapisan es lautan es (di kutub dan puncak-puncak gunung) 2,4 %, akan tetapi juga dapat hadir sebagai sungai, muka air tawar, danau (0,6%) , sisanya awan, hujan, dan uap air. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air, monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik.  Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004, yakni Undang Undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Baca entri selengkapnya »

Hirarki Limbah

Posted: 24 Februari 2011 in Terkini

Hirarki limbah mengacu pada 3R dari mengurangi, menggunakan kembali, dan daur ulang, yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah. 3R dimaksudkan untuk menjadi sebuah hirarki, dalam rangka kepentingan. Namun di Eropa hirarki limbah memiliki 5 langkah, “reduce, reuse, recycle” – (Mengurangi, menggunakan kembali, daur ulang), pemulihan, dan pembuangan.

Hirarki limbah telah mengambil banyak bentuk selama dekade terakhir, namun konsep dasar tetap menjadi landasan strategi yang paling minimal. Tujuan dari hirarki limbah adalah untuk mengambil manfaat praktis maksimal dari produk dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. Baca entri selengkapnya »

Lahan Basah (Wetland)

Posted: 1 Februari 2011 in Terkini

Lahan basah atau wetland (Ingg.) adalah wilayah-wilayah di mana tanahnya jenuh dengan air, baik bersifat permanen (menetap) atau musiman. Wilayah-wilayah itu sebagian atau seluruhnya kadang-kadang tergenangi oleh lapisan air yang dangkal. Digolongkan ke dalam lahan basah ini, di antaranya, adalah rawa-rawa (termasuk rawa bakau), paya, dan gambut. Air yang menggenangi lahan basah dapat tergolong ke dalam air tawar, payau atau asin. Baca entri selengkapnya »

Keanekaragaman Hayati

Posted: 24 Januari 2011 in Pustaka, Terkini
biodiversity

biodiversity

Keanekaragaman hayati adalah derajat variasi  diberikan  dalam bentuk kehidupan  ekosistem yang ada di  seluruh planet (biome). Keanekaragaman hayati juga merupakan ukuran dari kesehatan ekosistem. Keanekaragaman hayati yang lebih besar menyiratkan kesehatan yang lebih besar. Keanekaragaman Hayati adalah sebagian fungsi dari iklim. Pada habitat darat, daerah tropis biasanya “banyak”  sedangkan daerah kutub  dukungan spesies lebih sedikit. Perubahan lingkungan yang cepat biasanya  menyebabkan kepunahan. Baca entri selengkapnya »

Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Posted: 13 Januari 2011 in Berita, Pustaka
Sustainable Forest Management:

Pengelolaan Hutan Berkelanjutan (PHB) adalah pengelolaan hutan sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan hutan berkelanjutan menggunakan tujuan sosial, ekonomi dan lingkungan yang sangat luas. Berbagai lembaga kehutanan sekarang mencoba berbagai bentuk pengelolaan hutan berkelanjutan dengan berbagai metode dan alat-alat yang tersedia yang telah diuji dari waktu ke waktu.

Baca entri selengkapnya »